Mochtar-Pepen Mangkir, Rapat Koordinasi Gagal

BEKASI TIMUR – Rencana dewan memanggil pimpinan daerah Mochtar Mohamad dan Rahmat Effendi kemarin, gagal terlaksana. Keduanya (Wali Kota dan Wawali) tidak memenuhi undangan rapat koordinasi dengan dewan terkait situasi dan kondisi pemerintahan, pasca ditahannya Sekretaris Daerah Kota Bekasi Tjandra Utama Effendi.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bekasi Andi Zabidi kepada sejumlah wartawan mengatakan, dengan tidak hadirnya kedua pimpinan daerah itu, dewan merasa dilecehkan. Apalagi ketidakhadirannya, tanpa ada keterangan jelas atau memberi kabar kepada dewan. “Hal ini semakin menegaskan, bahwasanya tidak ada niatan baik dari pemerintah untuk membenahi situasi di lingkungan pemerintahan saat ini,“ ujar Ketua DPC Demokrat Kota Bekasi ini.

Lebih jauh kata dia, sesuai dengan keputusan rapat Pimpinan DPRD dengan Pimpinan Fraksi beberapa hari lalu, apabila pimpinan daerah tidak hadir dalam undangan tersebut, maka DPRD akan membuat rekomendasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk secepatnya mengganti tiga pejabat Kota Bekasi, yang telah ditahan KPK terkait kasus suap kepada BPK Jawa Barat.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Yusuf Nasih kepada Radar Bekasi mengatakan, sangat menyangkan dengan ketidak hadirannya wali kota dan wakil wali kota. “DPRD kan juga sebagai mitra pemerintah tidak ada salahnya mengundang kepala daerah terkait situasi dan kondisi pemerintah saat ini.

Padahal dalam undangan itu, kami dewan hanya ingin melakukan share dan minta penjelasan serta konsultasi sesuai dengan kondisi pemerintahan saat ini,“ papar mantan Ketua DPRD Kota Bekasi ini.

Pria yang akrab disapa Yunas ini menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan kenapa dua pimpinan daerah tidak hadir ? Besok (hari ini, Red) dewan akan mengirim surat rekomendasi kepada kepala daerah untuk segera mengganti dan mengisi kekosongan tiga pejabat yang telah berhalangan tetap. “Setelah itu kami akan melaksanakan Rapim kembali untuk melakukan evaluasi, ketidakhadiran undangan pimpinan daerah dan surat rekomendasi yang kami kirim,“ ungkap Yunas.

Sementara, menurut informasi yang diterima Radar Bekasi kemarin. Kepala Daerah tidak menghadiri undangan DPRD Kota Bekasi akan tetapi pimpinan dewan malah melakukan pertemuan dengan Wali Kota di luar. Namun kabar itu dibantah pimpinan DPRD.

Sumber : Radar-Bekasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s